Saat ini INTERNET sudah menjadi salah satu gaya hidup masyarakat, terutama para remaja.
Sehingga internet dapat mempengaruhi perkembangan remaja.
-perkembangan fisik
-perkebangan emosional
-perkembangan kognitif
-perkembangan sosial
*perkembangan fisik
Masa remaja adalah masa dimana
seseorang tersebut akan mengalami
banyak perubahan, seperti perubahan
pada tubuh, otak kapasitas sensoris, serta
keterampilan motorik. Perubahan tersebut
merupakan peralihan dari fisik anak-anak menuju fisik orang dewasa.
Tanda yang paling mencolok dari
perkembangan fisik remaja adalah
perkembangan alat-alat genital, baik primer
dan sekunder. Dalam hal ini internet dapat
merangsang pertumbuhan fisik remaja.
Situs-situs vulgar, cybersex yang berisi materi-materi yang berbahaya secara tidak
langsung merangsang pertumbuhan dan
perkembangan seksualitas seorang remaja.
Dalam hal ini peran orang tua sangat
penting untuk memberi pemahaman
terhadap perkembangan seksualitas remaja.
*perkembangan kognitif
Internet mampu menjadi salah satu sarana
remaja dalam memperoleh informasi serta
jawaban-jawaban atas dari setiap masalah
yang dihadapi. Internet juga dapat
pemperluas wawasan berpikir setiap
remaja.
Selain itu, internet juga bisa berdampak
negatif atas perkembangan remaja. Apa
bila seorang remaja sudah kecanduan
terhadap internet, maka remaja tersebut
akan menjadi sangat terikat dengan
internet. internet kemudian dijadikan satu- satunya sumber kebenaran, dan remaja
tidak lagi dapat membedakan antara dunia
maya dan dunia nyata, menurutnya dunia
maya juga nyata. Bahkan, remaja yang
sudah kecanduan internet menjadi
kehilangan pola pikirnya, pola pikirnya sangat berpengaruh dengan pola pikir
yang ada di internet.
*perkembangan emosional
Internet dapat membantu perkembangan
emosi remaja, Remaja dapat melampiaskan
segala perasaan yang ada dalam dirinya
dengan berbagai cara melalui sarana
internet seperti situs jejaring sosial, seperti
facebook, twitter, friensdters dan lain-lain.
Namun, apa bila sudah kecanduan internet,
akan sangatt mengganggu perkembangan
emosi remaja, seperti:
-gangguan kepribadian berupa emosi
yang meledak-ledak saat online
-Mencari-cari kepuasan segera atau
penghindaran dari rasa sakit dengan
segera
-Membuat kebohongan, menirukan,
menambah buruk suatu keadaan, atau
mempengaruhi diri sendiri agar sakit
dengan tujuan diperlakukan seperti
orang sakit
-Gangguan kepribadian yang tergoda
untuk memaksa orang lain pada saat
online khususnya masalah bahasa
-Hilangnya semua aturan sosial dan
empati pada diri seseorang, disebabkan
tanpa alasan selain hanya secara
kebetulan berhadapan dengan sebuah
benda mati.
Hall di atas bukan berarti internet hanya bisa merusak perkembangan remaja.
Tapi ada jga dampak positif’y. Tinggal bahai mana kita menggunakan dan memafaatkan’y.